Mengenal Konsep Kurikulum Merdeka Belajar

Jedatulis.com, Tahukah anda? Kurikulum pendidikan harus selalu berubah agar sesuai dengan perkembangan zaman sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik. Kemendikbud Ristek Nadiem Makarim akan mengganti kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka belajar. Kini pemerintah mulai menerapkan …

RPP Kurikulum Merdeka

Jedatulis.com, Tahukah anda? Kurikulum pendidikan harus selalu berubah agar sesuai dengan perkembangan zaman sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan peserta didik. Kemendikbud Ristek Nadiem Makarim akan mengganti kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka belajar.

Kurikulum Merdeka Belajar
Kurikulum Merdeka Belajar

Kini pemerintah mulai menerapkan kurikulum merdeka belajar hampir di semua jenjang pendidikan, tak terkecuali di jenjang SMA dan sederajat. Sudah siapkah anda menerapkan kurikulum merdeka?

Pengertian Kurikulum Merdeka Belajar

Kurikulum merdeka belajar adalah kurikulum yang memberikan kewenangan terhadap guru untuk memilih berbagai perangkat ajar sesuai dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik, sehingga peserta didik dapat menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan serta lingkungan belajar.

Struktur kurikulum dalam Kurikulum Merdeka berdasarkan tiga hal, yaitu: berbasis kompetensi, pembelajaran yang fleksibel, dan karakter Pancasila (P5).

Perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka

Proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 umumnya hanya fokus pada intrakurikuler atau tatap muka, sedangkan kurikulum merdeka menggunakan paduan pembelajaran intrakurikuler (70-80% dari JP) dan kokurikuler (20-30% JP) melalui proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Pembelajaran dalam kurikulum merdeka lebih sederhana, artinya fokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya, dengan demikian belajar akan menjadi lebih mendalam, bermakna, tidak teburu-buru dan selalu menyenangkan.

Kurikulum Merdeka SD

Struktur Kurikulum Merdeka jenjang SD ada tiga fase, yaitu fase A ( (kelas 1 dan 2), Fase B (Kelas 3 dan 4), Fase C (kelas 5 dan 6 SD).

Mapel yang ada di jenjang ini antara lain adalah Pendidikan Agama Islam (Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, Konghucu) dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, PJOK, Seni dan Budaya (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, Seni Tari), Bahasa Inggris, dan Muatan Lokal.

Untuk mapel IPA dan IPS gabung menjadi satu pada jenjang SD karena anak usia SD cenderung melihat segala sesuatu secara utuh dan terpadu. Selain itu, mereka masih dalam tahap berpikir konkret/sederhana, holistik, dan komprehensif, namun tidak detail.

Beli disini bank soal kurikulum merdeka SD

Kurikulum Merdeka SMP

Struktur Kurikulum Merdeka jenjang SMP hanya ada satu fase,yaitu fase D (untuk kelas VII, VII, dan IX).

Untuk jenjang SMP di kurikulum merdeka, mapel Informatika menjadi mapel wajib, sedangkan mapel Prakarya menjadi salah satu pilihan bersama mapel Seni (Seni Musik, Seni Tari, Seni Rupa, Seni Teater).  Mata pelajaran Informatika berisi berbagai kompetensi untuk menunjang keterampilan berpikir kritis dan sistematis supaya dapat menyelesaikan permasalahan umum yang bervariasi.

Kurikulum Merdeka SMA

Struktur Kurikulum Merdeka jenjang SMA ada dua fase, yaitu fase E(untuk kelas X ), dan fase F(untuk kelas XI dan XII).

Untuk jenjang SMA di kurikulum merdeka sudah tidak ada lagi penjurusan IPA,IPS,ataupun Bahasa.

Peserta didik mendapat kesempatan untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan minat dan bakatnya masing masing.

Berbeda pada kurikulum sebelumnya, mapel IPA terpisah menjadi tiga, yaitu Fisika, Kimia, dan Biologi,

Pada kurikulum merdeka, mapel IPA tidak terpisah menjadi mata pelajaran yang lebih spesifik, begitu juga dengan mata pelajaran IPS.

Jenis Penilaian(Asesmen) Kurikulum Merdeka

Asesmen yang ada di kurikulum merdeka adalah:

  1. Asesmen diagnostik (di awal pembelajaran)
  2. Asesmen formatif (selama pembelajaran)
  3. Asesmen sumatif (di akhir fase atau di akhir lingkup materi).

Baca juga: Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi 2023/2024

Pemerintah akan menerapkan kurikulum merdeka menjadi kurikulum nasional pada tahun 2024. Jika anda adalah seorang guru maka posisi anda di kurikulum merdeka adalah sebagai penggerak merdeka belajar. Siapkanlah diri anda untuk menjadi guru yang profesional.

Kurikulum Merdeka belajar apa itu?

Mengutip laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Di mana konten pembelajaran akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Apa saja yang menjadi ciri khas Kurikulum Merdeka?

Pengembangan Soft Skills dan Karakter.
Fokus pada Materi Esensial.
Pembelajaran yang Fleksibel.

Apa tujuan dari program merdeka belajar?

Membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan bagi guru dan siswa. Memberikan keleluasaan pada sekolah dalam mengadakan penilaian dan penerapan kurikulum sesuai dengan kondisi sekitar. Memenuhi kebutuhan peningkatan sumber daya manusia dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Kurikulum Merdeka mulai dari kelas berapa?

Kurikulum ini diterapkan mulai dari TK-B, SD & SDLB kelas I dan IV, SMP & SMPLB kelas VII, SMA & SMALB dan SMK kelas X. Mulai Tahun Ajaran 2022/2023 satuan pendidikan dapat memilih untuk mengimplementasikan kurikulum berdasarkan kesiapan masing-masing mulai TK-B kelas I, IV, VII, dan X.

Apa kesimpulan dari Kurikulum Merdeka?

Kesimpulan. Kurikulum Merdeka Belajar adalah inovasi dalam pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan minat belajar siswa. Kurikulum ini memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih minat belajar mereka, mengurangi beban akademik, dan mendorong kreativitas guru.

Tinggalkan komentar